Menarik Benang Merah Antara Nilai Rata-rata Indikator dan Loading Faktornya

Pembahasan terhadap hasil analisis deskriptif untuk variabel penelitian akan dititikberatkan pada pola hubungan antara nilai rata-rata dengan besar loading factor di model pengukuran  untuk masing-masing indikator. Nilai rata-rata akan diinterpretasikan secara relatif yaitu apabila suatu indikator bernilai di atas rata-rata, maka indikator tersebut akan dinilai sebagai indikator yang lebih positif dalam merespon variabel. Demikian pula sebaliknya apabila suatu indikator bernilai di bawah rata-rata, maka indikator tersebut akan dinilai sebagai indikator yang lebih negatif dalam merespon variabel. Berbeda dengan loading factor setiap indikator di model pengukuran, nilai semakin besar menerangkan bahwa semakin kuat hubungan indikator tersebut dengan variabel. Loading factor yang bernilai di atas rata-rata bisa diinterpretasikan sebagai indikator utama pada variabel tersebut, karena di dalam pemodelan SEM sifat hubungan indikator dengan variabel adalah refleksif.

Secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata indikator, maka akan diperoleh indikator yang tergolong direspon positif atau negatif, sedangkan berdasarkan nilai loading factor, maka akan diperoleh indikator yang tergolong kepentingannya tinggi atau rendah. Gabungan keduanya akan menghasilkan empat kemungkinan. Hal ini mengadaptasi konsep analisis kepentingan dan kinerja (importance-performance analysis) yang dikembangkan oleh Martilla dan James (1977).  Pertama, indikator dengan tingkat kepentingan tinggi dan direspon positif, indikator ini akan disebut dengan indikator “prestasi” atau keep up the good work. Kedua, indikator dengan tingkat kepentingan tinggi dan direspon negatif, indikator ini akan disebut dengan indikator “prioritas utama” atau concentrate here. Ketiga, indikator dengan tingkat kepentingan rendah dan direspon positif, indikator ini akan disebut dengan indikator “berlebihan” atau possible overskill. Keempat, indikator dengan tingkat kepentingan rendah dan direspon negatif, indikator ini akan disebut dengan indikator “abaikan” atau low priority.

About Arif Kamar Bafadal

Dosen statistika dan operation research. Blog dibuat agar dapat berbagi pengetahuan tentang statistika dan operation research melalui pengalaman dan tulisan. Blog ini menyampaikan pesan "belajar lalu mengajar" agar selalu tercipta motivasi yang kuat untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan secara khusus pada bidang statistika dan operation research, agar para mahasiswa tidak terjebak dengan sesuatu yang terbatas.
This entry was posted in Statistika Deskriptif, Structural Equation Modelling. Bookmark the permalink.

5 Responses to Menarik Benang Merah Antara Nilai Rata-rata Indikator dan Loading Faktornya

  1. Tampaknya pak Arif mengadaptasi dari performance-importance analysis (PIA), good work pak …… Lanjut

  2. pipitwn says:

    makin mantab saja pak ubay nih….salut….teruskan bro…..

  3. Mirna says:

    trus….. kenapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s