Beberapa Contoh Hubungan Refleksif

manggaPada dua tulisan lainnya sudah dijelaskan bagaimana cara menentukan sifat hubungan indikator dan konstruk laten. Pada hubungan formatif telah dicontohkan salah satunya cara mengukur kemampuan bahasa Inggris. Dalam tulisan ini, akan diberikan contoh yang berbeda untuk sekedar memberikan gambaran bagaimana hubungan refleksif itu bisa dibangun. Semua orang tentu mengenal buah mangga. Pertanyaannya adalah bagaimana seseorang bisa mengenal buah tersebut dalam kondisi matang tanpa harus mengupas terlebih dahulu? Tentu bisa. Buah yang sudah matang akan mengeluarkan aroma, teksturnya pun tidak terlalu lunak. Penampilan buah matang sangat menarik karena warna, ukuran, tekstur, rasa, dan aroma mendukung berkat dihasilkannya gas ethylene. Perubahan warna merupakan salah satu indikasi tingkat kematangan buah yang sangat baik. Untuk menentukan buah yang baik, warna belum tentu menjadi petunjuk yang bisa diandalkan. Aroma bisa menjadi petunjuk rasa. Perubahan kimia terjadi dalam proses pematangan buah-buahan yang menyebabkannya menghasilkan aroma lezat yang berasal dari senyawa volatil. Tekstur yang lembut menjadi pertanda buah matang. Untuk mengetahui buah matang atau belum, dibuktikan dengan meremasnya secara lembut. Pengetesan dengan cara diremas ini sangat berguna untuk buah tidak berkulit keras atau tebal. Terakhir, ketahui berat buah karena bisa menjadi indikator yang baik bila buah itu sudah matang.

Coba dicermati bagaimana indikator-indikator kematangan buah itu bekerja untuk bisa memilih apakah hubungan yang tepat adalah refleksif? Pertanyaan awal adalah, apakah keempat indikator tersebut adalah hasil dari kematangan buah? Apakah keempat indikator tersebut memiliki korelasi yang cukup tinggi? Apakah pada keempat indikator apabila tidak terukur pada salah satunya tidak berdampak pada proses pengukuran kematangan? Bau, warna, tekstur dan berat semua adalah hasil dari buah yang matang. Keempatnya juga memiliki korelasi yang cukup tinggi, buah matang akan berwarna lebih tua (hijau tua, kuning tua, merah tua), disertai bau yang lebih keras dan lebih empuk. Sehingga apabila sebagian dari keempat indikator tersebut terukur maka sebenarnya pengukuran kematangan buah tersebut sudah bisa dilakukan.

(to be continued, cari ide lagi)

About Arif Kamar Bafadal

Dosen statistika dan operation research. Blog dibuat agar dapat berbagi pengetahuan tentang statistika dan operation research melalui pengalaman dan tulisan. Blog ini menyampaikan pesan "belajar lalu mengajar" agar selalu tercipta motivasi yang kuat untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan secara khusus pada bidang statistika dan operation research, agar para mahasiswa tidak terjebak dengan sesuatu yang terbatas.
This entry was posted in Partial Least Square and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Beberapa Contoh Hubungan Refleksif

  1. Ditunggu Artikel lanjutannya pak ….. hehehe
    sangat menarik sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s